TUGAS PENDAHULUAN 3


1. Kondisi[Kembali]

Modul 3 Percobaan 2 Kondisi 8

Buatlah rangkaian seperti gambar percobaan 2B, ganti probe menjadi led Biru.

2. Gambar Rangkaian Simulasi[Kembali]

  • Gambar rangkaian sebelum disimulasikan


  • Gambar rangkaian setelah disimulasikan

3. Video Simulasi[Kembali]


          Rangkaian pada gambar adalah Rangkaian Synchronous Binary Counter yang menggunakan IC 7493 sebagai pencacah biner. Disebut synchronous karena semua flip-flop di dalam IC menerima sinyal clock secara bersamaan. Pulsa clock diberikan dari sumber eksternal dan didistribusikan ke masing-masing flip-flop melalui gerbang logika (NOR) yang berfungsi mengatur kondisi enable/reset. Setiap kali clock berdetak, semua flip-flop akan berubah keadaan serentak sehingga keluaran biner yang dihasilkan lebih stabil dibandingkan asynchronous counter.

        IC 7493 (U3 dan U4) masing-masing berfungsi sebagai counter 4-bit. Jika digabungkan, keduanya dapat bekerja sebagai counter 8-bit. Keluaran biner dari counter ditampilkan melalui LED H0–H7, di mana LED menyala menandakan logika “1” dan mati menandakan logika “0”. Dengan cara ini, urutan hitungan biner dari 00000000 (0 desimal) hingga 11111111 (255 desimal) dapat divisualisasikan melalui kombinasi nyala LED.

        Karena bekerja secara synchronous, rangkaian ini tidak mengalami ripple effect seperti pada asynchronous counter, sehingga perubahan output lebih cepat, serempak, dan bebas dari propagation delay yang signifikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini