TUGAS PENDAHULUAN 1
2. Hardware dan Diagram Blok [Kembali]
1. STM32F103C8
- 2. Mikrokontroler STM32 Nucleo G474RE
TM32F103C8 adalah mikrokontroler berbasis ARM Cortex-M3 yang dikembangkan oleh STMicroelectronics. Mikrokontroler ini sering digunakan dalam pengembangan sistem tertanam karena kinerjanya yang baik, konsumsi daya yang rendah, dan kompatibilitas dengan berbagai protokol komunikasi. Pada praktikum ini, kita menggunakan STM32F103C8 yang dapat diprogram menggunakan berbagai metode, termasuk komunikasi serial (USART), SWD (Serial Wire Debug), atau JTAG untuk berhubungan dengan komputer maupun perangkat lain.
3. PIR Sensor
PIR (Passive Infrared) Sensor digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau pergerakan manusia berdasarkan pancaran inframerah dari tubuh. Pada praktikum smart entry indicator, sensor PIR digunakan sebagai input untuk mendeteksi gerakan kemudian mengirimkan data ke mikrokontroler melalui komunikasi UART.
4. Sensor LDR
LDR (Light Dependent Resistor) merupakan sensor cahaya yang nilai resistansinya berubah sesuai intensitas cahaya yang diterima. Sensor ini digunakan pada sistem kontrol greenhouse untuk mendeteksi kondisi terang atau gelap sehingga mikrokontroler dapat mengontrol output tertentu seperti LED atau fan.
5. OLED Display
OLED (Organic Light Emitting Diode) digunakan sebagai media output tampilan visual. Pada praktikum game geometry jump, OLED digunakan untuk menampilkan objek permainan, skor, dan status game. Display ini berkomunikasi menggunakan protokol I2C sehingga hanya membutuhkan dua jalur komunikasi.
6. Push Button
Push button merupakan saklar sederhana yang digunakan sebagai perangkat input digital. Tombol ini digunakan untuk memberikan perintah tertentu pada sistem, seperti menjalankan aksi lompat pada game atau memberikan trigger pada sistem komunikasi.
7. LED
LED (Light Emitting Diode) digunakan sebagai indikator visual output sistem. LED akan menyala atau mati sesuai data yang diterima mikrokontroler sehingga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi komunikasi atau status sistem secara langsung.
8. Fan
Fan atau kipas DC digunakan sebagai aktuator output pada sistem greenhouse. Fan akan aktif ketika kondisi tertentu terpenuhi, misalnya saat sensor mendeteksi intensitas cahaya rendah atau kondisi lingkungan tertentu.
9. Sensor IR
Sensor IR (Infrared Sensor) digunakan untuk mendeteksi objek atau kendaraan melalui pantulan cahaya inframerah. Pada sistem parkir otomatis, sensor ini digunakan untuk mendeteksi kendaraan yang masuk atau keluar area parkir.
10. Motor Servo
Motor servo digunakan sebagai aktuator penggerak portal parkir otomatis. Servo dapat bergerak pada sudut tertentu berdasarkan sinyal PWM dari mikrokontroler sehingga cocok digunakan untuk membuka dan menutup palang parkir.
11. Breadboard
Breadboard digunakan sebagai media perakitan rangkaian elektronik tanpa proses solder. Komponen dapat dipasang dan dilepas dengan mudah sehingga memudahkan proses praktikum dan pengujian rangkaian.
12. Kabel Jumper
Kabel jumper digunakan untuk menghubungkan antar komponen pada breadboard maupun antara sensor dengan mikrokontroler. Kabel ini menjadi media penghantar sinyal dan daya pada rangkaian praktikum.
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali]
Komentar
Posting Komentar